Sabtu, 24 Januari 2015

SARIAWAN

Sariawan merupakan penyakit rongga mulut yang sering kita alami. Cirinya adalah peradangan pada mukosa mulut yang disertai kemerahan. Selain itu, terjadinya pembengkakan radang dan disertai rasa sakit. Biasanya saat mengalami sariawan penderita akan mengalami keluhan. Keluhan tersebut seperti demam, nafsu makan kurang, bibir kering dan susah bicara (Jawetz dkk., 2005). Kebanyakan sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam 7-14 hari. Berdasarkan lokasinya, sariawan pada anak, baik itu bayi maupun balita, lebih sering terjadi pada bibir bagian dalam, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), gusi, langit-langit dalam rongga mulut dan tenggorokan. Bentuk sariawan akan terlihat seperti vesikel atau bulatan kecil berwarna putih atau kekuningan. Mula-mula berdiameter 1-3 mm kemudian berkembang berbentuk selaput. Jika selaputnya mengikis, maka akan terlihat seperti ulkus/lubang.

Penyebab

Tidak diketahui secara pasti tetapi beberapa terbukti menjadi pemicu timbulnya sariawan: luka (misalnya tergigit), perubahan hormonal saat menstruasi, stres/cemas, berhenti merokok, turunan, obat tertentu (ibuprofen, atenolol), alergi makanan (cokelat, tomat, kacang, makanan asam: nanas, pengawet), kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12.

Pengobatan

Beberapa tindakan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut. (1) Kumur dengan air garam (1/2 sendok teh garam dalam 240 ml air), (2) Salep yang mematikan rasa (baal) seperti mengandung benzokain untuk menngurangi rasa sakit, tidak untuk anak di bawah 2 tahun, dan (3) Salep yang mengandung triamsinolon asetonid bisa digunakan tiga kali sehari, sebaiknya setelah makan atau sebelum tidur.


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Sabtu, 24 Januari 2015

SARIAWAN

Sariawan merupakan penyakit rongga mulut yang sering kita alami. Cirinya adalah peradangan pada mukosa mulut yang disertai kemerahan. Selain itu, terjadinya pembengkakan radang dan disertai rasa sakit. Biasanya saat mengalami sariawan penderita akan mengalami keluhan. Keluhan tersebut seperti demam, nafsu makan kurang, bibir kering dan susah bicara (Jawetz dkk., 2005). Kebanyakan sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam 7-14 hari. Berdasarkan lokasinya, sariawan pada anak, baik itu bayi maupun balita, lebih sering terjadi pada bibir bagian dalam, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), gusi, langit-langit dalam rongga mulut dan tenggorokan. Bentuk sariawan akan terlihat seperti vesikel atau bulatan kecil berwarna putih atau kekuningan. Mula-mula berdiameter 1-3 mm kemudian berkembang berbentuk selaput. Jika selaputnya mengikis, maka akan terlihat seperti ulkus/lubang.

Penyebab

Tidak diketahui secara pasti tetapi beberapa terbukti menjadi pemicu timbulnya sariawan: luka (misalnya tergigit), perubahan hormonal saat menstruasi, stres/cemas, berhenti merokok, turunan, obat tertentu (ibuprofen, atenolol), alergi makanan (cokelat, tomat, kacang, makanan asam: nanas, pengawet), kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12.

Pengobatan

Beberapa tindakan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut. (1) Kumur dengan air garam (1/2 sendok teh garam dalam 240 ml air), (2) Salep yang mematikan rasa (baal) seperti mengandung benzokain untuk menngurangi rasa sakit, tidak untuk anak di bawah 2 tahun, dan (3) Salep yang mengandung triamsinolon asetonid bisa digunakan tiga kali sehari, sebaiknya setelah makan atau sebelum tidur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Search Me

Mengenai Saya

Foto saya

My name is Adi Darmawan. I come from Bogor. My hobby is solitude in the darkness and write.