Kamis, 29 Januari 2015

MENGAPA KERINGAT BAU DAN MENINGGALKAN NODA?

Dalam bahasa Inggris terdapat ungkapan "sweat like a pig". Tapi kenyataannya, babi tidak berkeringat. Binatang ini tidak mempunyai kelenjar keringat. Itu sebabnya babi harus berkubang dalam lumpur untuk mendinginkan tubuh.

Sedangkan sebagai manusia, kita terus berkeringat sebagai salah satu cara membuang kelebihan panas dan mempertahankan suhu tubuh normal. Setiap orang rata-rata memiliki 2,6 juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh kecuali di bibir, puting susu, dan bagian luar alatt kelamin. Ada dua macam kelenjar keringat: ekrin dan apokrin. Keduanya berbeda dalam hal ukuran dan jenis keringat yang dihasilkan. Kelenjar ekrin terdapat di sekujur tubuh. Sedangkan kelenjar apokrin berbeda karena kebanyakan di ketiak dan di selangkangan. Mereka lebih besar dan bermuara dalam kantung rambut. Walaupun keringat sebagian besar terdiri atas air, ada sedikit protein dan asam lemak dalam kelenjar keringat apokrin sehingga keringat dari ketiak mempunyai warna seperti susu atau kuning yang sebetulnya indah. Keringat ini juga meninggalkan noda.

Keringat sendiri tidak berbau, entah yang berasal dari ketiak atau dari bagian tubuh lain. Bau tidak sedap dimulai ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hadir secara alami di permukaan kulit. Bau tidak sedap ini disebut bromhidrosis atau bau busuk keringat.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Kamis, 29 Januari 2015

MENGAPA KERINGAT BAU DAN MENINGGALKAN NODA?

Dalam bahasa Inggris terdapat ungkapan "sweat like a pig". Tapi kenyataannya, babi tidak berkeringat. Binatang ini tidak mempunyai kelenjar keringat. Itu sebabnya babi harus berkubang dalam lumpur untuk mendinginkan tubuh.

Sedangkan sebagai manusia, kita terus berkeringat sebagai salah satu cara membuang kelebihan panas dan mempertahankan suhu tubuh normal. Setiap orang rata-rata memiliki 2,6 juta kelenjar keringat yang tersebar di seluruh tubuh kecuali di bibir, puting susu, dan bagian luar alatt kelamin. Ada dua macam kelenjar keringat: ekrin dan apokrin. Keduanya berbeda dalam hal ukuran dan jenis keringat yang dihasilkan. Kelenjar ekrin terdapat di sekujur tubuh. Sedangkan kelenjar apokrin berbeda karena kebanyakan di ketiak dan di selangkangan. Mereka lebih besar dan bermuara dalam kantung rambut. Walaupun keringat sebagian besar terdiri atas air, ada sedikit protein dan asam lemak dalam kelenjar keringat apokrin sehingga keringat dari ketiak mempunyai warna seperti susu atau kuning yang sebetulnya indah. Keringat ini juga meninggalkan noda.

Keringat sendiri tidak berbau, entah yang berasal dari ketiak atau dari bagian tubuh lain. Bau tidak sedap dimulai ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hadir secara alami di permukaan kulit. Bau tidak sedap ini disebut bromhidrosis atau bau busuk keringat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Search Me

Mengenai Saya

Foto saya

My name is Adi Darmawan. I come from Bogor. My hobby is solitude in the darkness and write.